Kuliah Tamu dalam Tema “Designing for Greater Efficiencies” dalam Menjadikan Pembangunan Berkelanjutan yang Efisien

01 Maret 2024, Bertempat di Meeting Room Lantai 4, Program Studi Teknik Infrastruktur dan Perancangan Arsitektur telah melaksanakan kuliah tamu dengan tema “Designing for Greater Efficiencies“. Kuliah tamu ini mengahdirkan narasumber yang ahli dalam bidang arsitektur yaitu Jatmika A. Suryabrata, P.hD. / Senior Adviser IFC, Architecture Lecturer of UGM. Kegiatan kuliah tamu ini juga dihadiri oleh Bapak/Ibu Dosen dan mahasiswa Prodi Pilar konsentrasi Arsitektur Bangunan Gedung.

Kuliah tamu dengan mengangkat tema “Designing for Greater Efficiencies” menjadi penting untuk dibawakan. Merancang untuk efisiensi yang lebih besar mengacu pada proses merencanakan dan mengembangkan sistem, produk, atau proses dengan tujuan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Efisiensi dapat diukur dalam berbagai hal, termasuk penggunaan energi, penggunaan bahan baku, waktu, biaya, atau tenaga kerja.

Dalam konteks yang lebih umum, merancang untuk efisiensi yang lebih besar melibatkan identifikasi dan implementasi perubahan atau perbaikan yang dapat mengurangi pemborosan, meningkatkan produktivitas, atau mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk merancang untuk efisiensi yang lebih besar meliputi:

1. Analisis proses: Melakukan analisis mendalam terhadap proses yang ada untuk mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan atau perubahan. Hal ini dapat melibatkan pengidentifikasian langkah-langkah yang tidak perlu, duplikasi pekerjaan, atau penggunaan sumber daya yang tidak efisien.

2. Penggunaan teknologi yang lebih efisien: Menggunakan teknologi atau peralatan yang lebih efisien dalam penggunaan energi atau sumber daya lainnya. Misalnya, mengganti peralatan yang lebih tua dengan peralatan yang lebih efisien energi, atau menggunakan sistem otomatisasi untuk mengurangi kebutuhan tenaga kerja.

3. Optimalisasi rantai pasokan: Menganalisis dan mengoptimalkan rantai pasokan untuk mengurangi waktu dan biaya yang terbuang dalam proses produksi dan distribusi. Ini dapat melibatkan pengurangan inventaris, meningkatkan koordinasi dengan pemasok, atau memperpendek waktu siklus produksi.

4. Perbaikan desain produk: Merancang produk dengan mempertimbangkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Ini dapat melibatkan pemilihan bahan yang lebih efisien, desain yang lebih ringan, atau pengurangan jumlah komponen yang diperlukan.

Pelatihan dan pengembangan karyawan: Mengembangkan keterampilan dan pengetahuan karyawan dalam hal efisiensi, termasuk penggunaan peralatan dan prosedur kerja yang lebih efisien.

Pengelolaan limbah dan daur ulang: Mengimplementasikan praktik pengelolaan limbah yang efisien dan mendorong daur ulang untuk mengurangi pemborosan dan memaksimalkan penggunaan sumber daya.

Merancang untuk efisiensi yang lebih besar merupakan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai aspek bisnis dan teknis. Hal ini dapat membantu Stakeholder mengurangi biaya produksi, meningkatkan produktivitas, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan daya saing di pasar.