Pekalongan, (01/08/2024) – Keberadaan sebuah gapura pada desa sering kali kurang diperhatikan dan hanya dianggap sebagai sebuah hiasan belaka. Padahal dengan adanya gapura desa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat desa setempat. Selain berfungsi sebagai penanda batas daerah dengan desa sebelah, gapura juga dapat menjadi ikon dan penggambaran identitas desa. Dengan adanya gapura yang khas, desa tersebut akan lebih mudah dikenal oleh warga dari luar desa yang melintasinya.
Namun, tidak semua desa memiliki gapura sebagai pembatas daerah, salah satunya Desa Blimbingwuluh, Kabupaten Pekalongan. Untuk itu Mahasiswa KKN Tim II Undip Tahun 2023/2024 membuat desain rancangan dari gapura desa yang tidak hanya sebagai pembatas daerah, tetapi sebagai simbol bagi Desa Blimbingwuluh. Rancangan gapura ini dibuat oleh Erwin Naufal Adrian Tundjungseto, mahasiswa jurusan Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur Fakultas Sekolah Vokasi. Desain perencanaan ini terdiri dari gambar Detail Engineering Detail (DED) dan Rancangan anggaran biaya (RAB) yang diperlukan.
Gapura ini memiliki desain arsitektur yang modern dan minimalis, terlihat dari lekukkan pada kedua dinding gapura yang melambangkan fleksibilitas dan keterbukaan desa terhadap perkembangan zaman serta keramahan terhadap masyarakat luar. Ada pula logo kabupaten Pekalongan sebagai penanda kabupaten dari desa ini berada dan terdapat tulisan “Selamat Datang Desa Blimbing Wuluh”. Selain itu lampu LED yang menerangi gapura sekaligus sebagai pembantu menerangi area di sekitar gapura. Dalam keadaan darurat, gapura ini dapat dilewati oleh Kendaraan tanggap darurat seperti Ambulans dan Truk pemadam kebakaran karena telah didesain lebih tinggi dari 4 meter dari permukaan jalan. Rencananya gapura ini akan dibangun di perbatasan Desa Blimbing Wuluh dengan Desa Pait.
Menurut Bapak Badri S.Pd selaku Sekretaris Desa Blimbing Wuluh, Rancangan gapura ini bisa menjadi awalan yang baik bagi desa untuk mewujudkan pembangunan gapura. Sementara itu, Bapak Riyanto, Kepala Desa Blimbingwuluh, menyatakan bahwa pembangunan gapura ini telah masuk ke dalam rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Blimbingwuluh 2024-2026. Sehingga rancangan desain yang telah dibuat ini nantinya dapat menjadi acuan bagi desa saat memulai membangun gapura desa.
Penyerahan desain dan RAB gapura selamat datang ini dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2024. Hasil laporan desain dan RAB gapura selamat datang diserahkan oleh Bapak Riyanto selaku Kepala Desa Blimbing Wuluh. Harapan dari TIM II KKN Undip tahun 2023/2024 dengan pembuatan rancangan desain dan RAB ini dapat mempermudah Desa Blimbingwuluh dalam menentukan bentuk gapura dan menganggarkan biaya yang diperlukan saat pembangunan gapura desa akan dilakukan di beberapa tahun ke depan.
Penulis: Erwin Naufal Adrian T (Teknik Sipil Arsitektur, Fakultas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro)
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL): Ichlasul Ayyub, S.S., M.Si