Roster ialah suatu konstruksi nonstruktural yang berperan untuk mengatur suhu dan kelembaban udara di dalam ruangan. Roster juga dikenal dengan istilah Ventilation Block. Salah satu komponen bangunan rumah yang membantu sirkulasi udara dan cahaya adalah roster beton. Roster juga sering digunakan untuk menyekat ruangan. Roster yang terbuat dari beton adalah salah satu jenis yang paling populer. Roster beton terbuat dari bahan dasar semen, pasir. Hal tersebut yang membuat roster ini kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrim. Tidak hanya itu, roster juga mampu membuat rumah terlihat lebih artistik. Dengan demikian,dinding rumah atau bangunan yang menggunakan roster akan terlihat lebih cantik. Dengan desainnya yang menarik juga membuat hunian lebih terlihat indah dan nyaman. Roster juga mampu mengurangi penggunaan energi lampu dan lebih mengoptimalkan cahaya alami dari sinar matahari. Tak hanya udara, roster yang memiliki lubang-lubang ini juga menjadi akses cahaya matahari, desain dari roster juga menghasilkan bayangan matahari yang memiliki kesan tersendiri. Sedangkan kekurangan roster dipasaran ialah tentang privasi, dimana hal tersebut penting untuk menjaga keamanan pada suatu bangunan agar tidak mudah di ketahui oleh orang lain. Rongga yang cukup lebar pada roster juga menjadi kekurangan karena memudahkan kotoran dan debu untuk masuk. Selain itu, proses pemasangannya harus orang yang ahli di bidangnya. Maka untuk mengatasi masalah dari roster yang muncul di pasaran, perlu dilakukan beberapa perubahan desain roster guna memperbaiki fungsi roster, dimana roster sendiri harus memiliki sirkulasi udara yang optimal sertamemiliki unsur privasi yang tetap terjaga. Maksud dari penelitian ini adalah sebagai pemecah suatu masalah roster beton yang ada di pasaran yaitu kurang optimal nya sirkulasi udara, faktor privasi serta desain roster beton. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan prosedur pembuatan inovasi desain roster beton, mengetahui hasil pengujian terhadap roster beton terhadap sirkulasi udara, fasad, kuat tekan dan daya se rap air, dan mengetahui nilai sirkulasi udara yang masuk, unsur privasi yang terjaga, dan estetika dari inovasi desain roster dengan produk roster yang ada dipasaran.

Roster beton manakah yang memiliki desain masing-masing desain akan di uji menggunakan software Autodesk CFD untuk mensimulasikan aliran angin yang terjadi pada saat melalui desain roster tersebut. Diasumsikan laju kecepatan angin dengan rata-rata angka 1.77 m/s.
-
Dalam penelitian pembuatan roster beton ini memiliki prosedur yang di lalukan secara bertahap, tahap 1 adalah pembuatan desain roster beton menggunakan software berbasis BIM (Building Information Modeling), tahap 2 yaitu pembuatan cetakan roster beton menggunakan bahan fiberglass, tahap 3 yaitu realisasi pembuatan roster beton. Proses pembuatan roster beton dilakukan dengan cara mencampurkan seluruh bahan material yaitu pasir, kerikil, semen, dan air sesuai dengan job mix kemudian campuran tersebut dituangkan kedalam cetakan dengan ukuran 20 x 20 x 10 setelah itu dilanjutkan proses pengeluaran gelembung udara pada cetakan agar roster beton menjadi lebih padat dengan cara memukul-mukul cetakan roster beton tersebut.
-
Dalam uji yang dilakukan pada penelitian ini adalah pengujian sirkulasi udara yang dilakukan menggunakan AutoDesk CFD, pengujian desain dilakukan dengan cara menyebar kuisoner ke masyarakat secara online, pengujian kuat tekan pada umur beton 7 dan 14 hari dengan 3 sample menggunakan alat compression testing, pengujian penyerapan air dilaksanakan dengan cara mengeringkan sample benda uji di dalam oven dengan suhu 110°C selama 24 jam kemudian direndam kedalam air.