Prestasi membanggakan di kancah internasional datang dari tim mahasiswa Program Studi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro. Melalui kompetisi the 7th ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) untuk skala internasional dan The 2nd National Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (NISEEF) untuk skala nasional yang diselenggaarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang bekerjasama dengan Indonesia Young Scientist Association (IYSA) tim mahasiswa S.Tr. Pilar sukses meraih Gold Medal dan Silver Medal pada ajang tersebut.
Gold Medal of Industrial Application Category berhasil diraih oleh tim yang tediri dari Denis Awang Sari, Raul Giffari, Rezanda Wahyu, Naura Alya Mabilah, dan Nurun Aulia Mustofa dengan judul LKTI “NaviTrack : Development of a TelegramBot-Based Building Information Monitoring System Integrated with Navisworks”. Selain sukses meraih Gold Medal tim yang terdiri dari 6 mahasiswa ini juga sukses mendapatkan pengahargaan Outstanding Research Award oleh Gifted in Science Academy (GISA). Sedangkan Silver Medal datang dari kategori Science Environment melalui Tim Tata Nata yang terdiri dari Indy Octavia Hapsari (ptrp’22), Najwa Putri Aulia (ptrp’22), Aurelia Yuwanda Putri (ptrp’22), dan Muhammad Naufal Dwi Erlangga (Pilars’23) dengan judul yang diangkat adalah Sustainable Coastal Tourism Planning With an Inclusive and Adaptive Approach: A Case Study of Tambakrejo Fishing Village, Semarang City.

Menurut kutipan pada laman https://ft.undip.ac.id/fakultas-teknik-dan-iysa-gelar-aiseef-dan-niseef-2026-dorong-inovasi-untuk-atasi-tantangan-global/ bahwa pada tahun ini, AISEEF dan NISEEF diikuti oleh beberapa tim yang berasal dari 15 negara, diantaranya adalah Indonesia, Tailan, Turki, Meksiko, Malaysia, Romania, Korea Selatan, Filipina, Maroko, Turkmenistan, Uzbekistan, Republik Ceska, Romania, dan Masedonia Utara.
Prestasi yang sukses diraih oleh mahasiswa Program Studi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur ini menunjukkan bahwa inovasi dan riset yang dikembangkan secara kolaboratif, terarah, dan berkelanjutan mampu menghasilkan karya yang kompetitif di tingkat internasional.