Kabupaten Pekalongan, (02/08/2024) – Mahasiswa TIM II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro 2023/2024 rancang program peningkatan kapabilitas pemeliharaan jembatan di Desa Pakumbulan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga desa dalam menjaga dan merawat jembatan desa yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas sehari-hari.
Program ini diawali dengan penyerahan leaflet pencerdasan mengenai pemeliharaan jembatan di Balai Desa Pakumbulan pada Jum’at 02 Agustus 2024 pekan lalu kepada Bapak Rifky selaku Sekretaris Desa Pakumbulan. Leaflet ini berisikan tentang ajakan kepada masyarakat untuk memahami langkah-langkah sederhana namun penting untuk menjaga kondisi jembatan agar tetap aman dan berfungsi dengan baik. Pencerdasan ini mencakup cara membersihkan jembatan dari sampah dan tanaman liar disekitar jembatan, mengidentifikasi tanda-tanda awal kerusakan, serta tindakan pemeliharaan rutin yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat seperti pengecatan ulang.
Setelah itu, program ini dilanjutkan dengan pembersihan jembatan bersama masyarakat Desa Pakumbuan. Mereka membersihkan sampah, kotoran, dan benda-benda lain yang menumpuk di atas jembatan. Kegiatan ini dilakukan dengan sangat serius dan disiplin, sehingga dalam waktu singkat, jembatan terlihat lebih bersih dan rapi. Kami sebagai mahasiswa turut serta dalam kegiatan ini dan merasakan betapa pentingnya kebersamaan dalam menjaga infrastruktur desa.
Setelah pembersihan selesai, dilakukan pengecatan ulang jembatan. Pengecatan dilakukan dengan menggunakan cat tahan cuaca yang tidak hanya memperindah jembatan tetapi juga memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap korosi dan kerusakan akibat paparan cuaca. Dengan warna-warna cerah yang digunakan, jembatan kini terlihat lebih segar dan juga lebih aman untuk dilalui, terutama pada malam hari. Pengecatan ulang ini dilakukan dengan menggunakan peralatan sederhana dan bahan cat berwarna merah putih. Pemilihan warna tersebut juga sebagai bentuk memeriahkan HUT RI ke-79 yang melambangkan semangat nasionalisme dan kebanggaan warga dalam merawat infrastruktur kebanggaan kita bersama.
Selama kegiatan berlangsung, banyak masyarakat yang turut serta dalam proses pemeliharaan. Mereka membantu membersihkan jembatan, mengaplikasikan cat hingga memberikan dukungan moril kepada tim yang bekerja keras. Partisipasi masyarakat ini menunjukkan betapa pentingnya kebersamaan dalam menjaga infrastruktur desa.
Program peningkatan kapabilitas pemeliharaan jembatan ini dirancang oleh Dhea Agustien Puspita Ningrum, mahasiswa Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur Fakultas Sekolah Vokasi diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi Desa Pakumbulan. Dengan keterlibatan aktif warga dalam menjaga dan merawat jembatan, diharapkan infrastruktur ini dapat bertahan lebih lama, mengurangi biaya perbaikan di masa depan, dan terus mendukung aktivitas ekonomi serta sosial warga desa.
Dengan kolaborasi yang kuat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, program ini menjadi contoh nyata bagaimana pengabdian dan kerjasama dapat membawa perubahan positif yang berkelanjutan.
Penulis: Dhea Agustien Puspita Ningrum (Teknik Infrastuktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, Fakultas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro)
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL): Dr. Ir. Bambang Dwiloka, M.S
Lokasi: Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan